Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya rasa ingin tahu siswa kelas V MIS Nurun Najah Kota Jambi dalam pembelajaran. Dari 30 siswa, hanya sebagian kecil yang aktif bertanya, mencari jawaban, memperhatikan penjelasan guru, serta berdiskusi. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum mampu mendorong keterlibatan siswa secara optimal sehingga diperlukan upaya perbaikan melalui penerapan model pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model ini diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa sehingga siswa terdorong untuk berpikir kritis, mencari informasi, dan memecahkan masalah. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket untuk melihat aktivitas guru, aktivitas siswa, serta respon siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan aktivitas guru sebesar 76% (baik), aktivitas siswa 63% (cukup), dan angket 53% (kurang). Hal ini menunjukkan pembelajaran belum optimal dan siswa masih kurang aktif. Pada siklus II terjadi peningkatan, yaitu aktivitas guru 90% (sangat baik), aktivitas siswa 77% (baik), dan angket 83% (baik). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam menumbuhkan rasa ingin tahu siswa kelas V MIS Nurun Najah Kota Jambi. Pembelajaran menjadi lebih aktif dan siswa lebih berani bertanya, mencari informasi, serta terlibat dalam kegiatan belajar.
Copyrights © 2026