Penelitian ini mengkaji implementasi asesmen diagnostik dan formatif dalam pembelajaran matematika kelas V sekolah dasar pada materi data. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya asesmen untuk mengenali kemampuan awal, hambatan belajar, dan perkembangan pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru kelas V dan dua puluh siswa kelas V. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dilakukan pada awal pembelajaran untuk mengetahui pemahaman awal siswa. Asesmen formatif dilaksanakan selama proses pembelajaran melalui tanya jawab, diskusi kelompok, kuis, latihan soal, dan umpan balik. Kedua asesmen membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu dan kesulitan menyiapkan instrumen asesmen yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dan formatif mendukung pembelajaran matematika yang lebih adaptif, terarah, dan berpusat pada siswa
Copyrights © 2026