Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan e-modul terhadap hasil belajar peserta didik menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berpendekatan PRISMA. Penelusuran literatur melalui Google Scholar, Crossref, PubMed, Web of Science, dan Semantic Scholar (rentang tahun 2020–2025) menetapkan 15 artikel relevan untuk disintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul secara konsisten memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil belajar di berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran. Berdasarkan Teori Beban Kognitif dan Konstruktivisme, keefektifan ini tercapai karena e-modul mengoptimalkan memori kerja melalui integrasi multimedia interaktif (teks, gambar, audio, dan video). Secara spesifik, e-modul berbasis flipbook dan e-modul yang terintegrasi dengan model pembelajaran (seperti PBL, STAD, dan Jigsaw) terbukti mampu memfasilitasi kemandirian belajar serta menjembatani pemahaman konsep teoritis dan keterampilan prosedural. Selain aspek kognitif, e-modul juga berdampak positif pada peningkatan motivasi, kreativitas, dan kemandirian belajar peserta didik melalui fitur evaluasi interaktifnya. Kesimpulannya, e-modul merupakan media pembelajaran digital yang adaptif, efektif, dan sangat direkomendasikan untuk memenuhi tuntutan pendidikan abad 21.
Copyrights © 2026