Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan melalui kegiatan asrama di Boarding School Mu’allimin Muhammadiyah Lombok Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan asrama, seperti apel pagi, musyawarah santri, pengajian malam, dan gotong royong, menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, demokrasi, dan kepedulian sosial. Peran guru PPKn dan pengasuh asrama sangat penting sebagai fasilitator dan teladan nilai bagi siswa. Faktor pendukung internalisasi nilai meliputi budaya disiplin, keteladanan, serta dukungan kelembagaan sekolah. Meskipun demikian, hambatan seperti pengaruh teknologi digital dan keterbatasan sarana masih ditemukan. Kesimpulannya, kegiatan asrama berperan signifikan dalam menumbuhkan karakter kewarganegaraan siswa secara kontekstual dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025