Gas metana memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif atau biogas, khususnya yang dihasilkan dari limbah feses sapi. Penelitian ini mengembangkan sistem pengukuran kadar gas metana menggunakan sensor MQ-4 yang dilakukan pada limbah feses sapi dengan memvariasikan berat pada feses sapi, yang bertujuan untuk mengetahui akurasi dari sensor MQ-4 dengan membandingkan prototipe yang dibuat terhadap alat acuan SW-733A. Persentase galat yang dihasilkan pada penyimpanan feses sapi dengan konsentrasi feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 0,44% - 1,50%, 0,56% - 5,08%, dan 0,40% - 3,52%. Persentase galat paling kecil sebesar 0,40% dan paling besar diperoleh 5,08%. Sistem yang dibuat berhasil mengukur kadar gas metana dengan sensor MQ-4 pada limbah feses sapi dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem yang dibuat memiliki akurasi 94,92% sampai dengan 99,60%. Penggunaan sistem deteksi berbiaya rendah dan akurat ini memberikan kemudahan dan solusi praktis bagi peternak maupun pengelola limbah dalam memantau emisi gas metana secara mandiri.
Copyrights © 2026