Pada awal tahun ajaran 1988/1989 nampaknya masa keemasan atau kejayaan sekolah menengah pendidikan guru (SPG), di negara kita benar-benar mulai surut. Pamor akademik yang pernah berbinar-binar dalam beberapa tahun yang lalu, saat ini mulai redup, untuk tidak mengatakan padam sama sekali.      Kalau kita sempat mengamati keadaan disekeliling kita, maka terlihat fakta tentang mulai menurunnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan guru tersebut.      Dibandingkan dengan keadaan beberapa tahun yang silam, saat SPG masih menjadi "rebutan" para kandidat, maka keadaan sekarang boleh dikata tengah berputar mendekati sudut 180 derajat. Para pengelola SPG sekarang banyak yang mengeluh karena antusiasme masyarakat untuk "mempercayai" lembaganya tidaklah sehebat dulu. Hal ini tertandai dengan terdapatnya gejala kurang-nya peminat pada berbagai SPG.      Untuk sekedar ilustrasi pada salah satu daerah di Jawa Tengah, tepatnya di Salatiga dilaporkan bahwa animo masyarakat untuk masuk ke SPG Negeri turun 60 persen dibanding tahun sebelumnya. Keadaan seperti ini kiranya juga dialami oleh daerah-daerah yang lainnya, meskipun dengan angka penurunan yang bervariasi.
Copyrights © 1988