Perubahan sosial dan budaya merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam masyarakat yang terus berkembang. Penelitian ini dilakukan karena adanya perilaku sopan santun pada anak usia dini yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode storytelling terhadap perilaku sopan santun anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental research) dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan desain one group pretest posttest design. Sumber data penelitian ini meliputi perilaku sopan santun anak usia 5-6 tahun serta pengaruh metode storytelling dengan menggunakan boneka jari. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 30 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi behavioral checklist untuk mengamati dan mencatat perilaku sopan santun anak sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Teknik uji validitas yang digunakan adalah uji validitas isi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum diberikan treatment atau perlakuan dan sesudah diberikan treatment atau perlakuan. Implikasinya, teknik bercerita adalah cara yang ampuh untuk membentuk karakter anak dan dapat berpengaruh pada perkembangan pribadi anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode storytelling berpengaruh positif terhadap perilaku sopan santun terhadap anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2025