Seni tari sebagai media pembelajaran telah terbukti mampu meningkatkan berbagai aspek perkembangan anak termasuk motorik kasar, kreativitas, dan kemampuan sosial. Tari tradisional dan kreasi yang dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, dapat menjadi media yang efektif untuk menciptakan harmoni antara tubuh dan pikiran anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tari kreasi kehidupan kelinci sebagai media stimulasi motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan langkah-langkah pengembangan meliputi analisis kebutuhan, identifikasi model pengembangan, validasi ahli, uji coba skala kecil, dan uji coba lapangan. Produk pengembangan ini berupa tari kreasi bertema kehidupan kelinci dengan durasi 3 menit lebih 18 detik, yang melibatkan gerakan motorik kasar seperti melompat, berjalan jinjit, berputar, dan menggoyangkan tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dapat dengan mudah melakukan gerakan tari kreasi kehidupan kelinci dengan tepat dan dapat meningkatkan motorik kasar anak.
Copyrights © 2025