Pandemi COVID-19 membuat perubahan dalam metode belajar-mengajar di perkuliahan dari yang biasanya luring menjadi daring. Perubahan tersebut membuat motivasi belajar mahasiswa menurun. Salah satu faktor penyebabnya yaitu stres akademik. Sehingga mahasiswa membutuhkan dukungan keluarga agar dirinya tidak mengalami stres dan motivasi belajarnya tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara stres akademik dan dukungan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa pasca pandemi COVID-19. Menggunakan teknik sampling purposive sampling, penelitian ini berhasil mengumpulkan 108 subjek penelitian yang mengisi tiga skala: skala MSLQ dengan aspek dari Duncan dan McKeachie (α = 0,823), skala DASS-42 dengan aspek dari Mumpuni dan Wulandari (α = 0,934), serta skala FSS dengan aspek dari Friedman (α = 0,917). Hasil analisis data uji simultan F ditemukan hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima (Fhitung > Ftabel, 15,112 > 2,69). Kedua variabel bebas memiliki hubungan yang signifikan dan cukup berarti atau sedang (r=0,473) dengan variabel terikatnya. Peneliti menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik dan dukungan keluarga dengan motivasi belajar pada mahasiswa pasca pandemi COVID-19.
Copyrights © 2024