Haluan Sastra Budaya
Vol 9, No 1 (2025)

Narasi Pastoral Puisi “Lir-Ilir” dan “Ngelmu Pring” Karya Sindhunata: Kajian Ekokritik

Sarwo Edi Wardana (Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Kajian ekologi adalah kajian yang sedang diminati pada masa kini seiring dengan ancaman bencana dan krisis lingkungan secara global. Pada perkembangannya, kajian ekologi juga dapat didekati dengan kajian sastra (hijau), yaitu studi ekokritik. Artikel ini merupakan studi ekokritik sastra yang berfokus pada kajian narasi pastoral dalam karya sastra. Objek kajian artikel ini adalah puisi “Lir-Ilir” dan “Ngelmu Pring” karya Sindhunata dalam antologi puisi Air Kata-Kata (2019). Analisis data berupa deskriptif-kualitatif yang mengidentifikasikan (1) tokoh bucolic, (2) konstruksi arcadia, dan (3) unsur retreat dan return. Hasil analisis puisi “Lir-Ilir” dan “Ngelmu Pring” menunjukkan bahwa (1) tokoh bucolic tidak hanya berupa tokoh dalam puisi, yaitu anak-anak gembala, tetapi juga penulis yang hadir sebagai narator/”dalang” yang membawa pesan-pesan ekologis; (2) konstruksi arcadia menujukkan bahwa alam hadir tidak hanya secara ideal-normatif yang indah dan sempurna, tetapi juga dapat dikonstruksikan dalam perbandingan dan metafora yang ekstrem dan vokal sebagai ibu yang “seksi dan sintal”; dan (3) unsur retreat dan return tidak hanya menunjukkan bahwa alam yang “ideal” dan yang “diidealkan” adalah satu-satunya jalan pelarian kehidupan urban, tetapi unsur ini mencakup refleksi pelajaran hidup manusia melalui alam.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

hsb

Publisher

Subject

Arts Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Haluan Satra Budaya (HSB) is a biannual scientific journal of humanities published by the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Sebelas Maret, Indonesia. This journal issues research papers, conceptual frameworks, and case studies are drawn from a wide range of disciplines, Language and ...