Minat belajar siswa terhadap lagu daerah menunjukkan variasi yang beragam sehingga perlu dikaji dalam perspektif spektrum minat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan spektrum minat belajar siswa terhadap lagu daerah dalam pembelajaran Seni Budaya di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain sekuensial explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat minat belajar siswa melalui angket, sedangkan tahap kualitatif digunakan untuk memperdalam temuan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 69 siswa kelas tinggi SD Negeri Gonilan 02 serta guru sebagai informan pendukung. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap lagu daerah berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 57,03. Sebanyak 56,52% siswa berada pada kategori tinggi, 39,13% kategori sedang, dan 4,35% kategori rendah. Jika ditinjau berdasarkan indikator, perhatian memperoleh persentase tertinggi (78,55%), diikuti ketertarikan (77,27%), keterlibatan (73,04%), dan perasaan senang (71,74%). Temuan tersebut menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap lagu daerah berada dalam suatu spektrum yang mencerminkan variasi tingkat minat dari rendah hingga tinggi. Variasi tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti perasaan senang, ketertarikan, perhatian, motivasi, dan keterlibatan, serta faktor eksternal yang meliputi peran guru, metode pembelajaran, lingkungan keluarga, dan pengaruh media digital. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, dan menarik untuk meningkatkan minat belajar siswa terhadap lagu daerah sekaligus mendukung pelestarian budaya melalui pendidikan dasar
Copyrights © 2026