Kemampuan kolaborasi adalah salah satu kemampuan yang diperlukan bagi peserta didik dalam pembelajaran Abad 21. Model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) adalah model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan berfokus pada pemecahan masalah melalui tahap Search, Solve, Create, and Share. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan kolaborasi kelas 4 pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas 4 SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta yang berjumlah 55 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kemampuan kolaborasi dan lembar observasi. Analisis validitas isi data pada penelitian ini adalah V-Aiken. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett pada aplikasi SPSS 26.0. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji hipotesis independent sample t-test pada aplikasi SPSS 26.0 nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,005. Berdasarkan hasil nilai signifikansi dapat disimpulkan bahwa H1 yang berbunyi terdapat pengaruh model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap kemampuan kolaborasi kelas 4 pada pembelajaran IPAS SD Kanisius Keprabon 02 Surakarta tidak ditolak. Penelitian ini menunjukkan bahwa model SSCS berhasil diterapkan dalam pendidikan, sehingga dapat digunakan dalam mendukung kemampuan kolaborasi peserta didik.
Copyrights © 2025