Batik Kalimasada dan Topeng Nyono merupakan usaha mikro yang memanfaatkan bahan baku produksi lokal dan alami. Kedua usaha ini berada dan menjadi kebanggaan Desa Joho Kabupaten Wonogiri. Batik Kalimasada didirikan pada tahun 2021 sedangkan Topeng Nyono didirikan pada tahun 2017. Namun demikian, kedua usaha menghadapi kendala optimalisasi branding, pemasaran daring dan laporan keuangan usaha. Ketiga kendala tersebut harus dicari solusinya untuk meningkatkan penjualan, laba dan mempermudah akses pembiayaan dari perbankan atau bantuan modal usaha dari pemerintah. Oleh sebab itu, kegiatan ini menerapkan pelatihan usaha dalam beberapa bentuk terdiri atas pelatihan optimalisasi branding, pelatihan optimalisasi pemasaran daring, dan pelatihan peningkatan kualitas laporan keuangan usaha. Periode pelaksanaan pelatihan adalah April-Juni 2024. Hasil kegiatan mengungkap bahwa para pemilik usaha mempunyai semangat dan partisipasi aktif dalam semua kegiatan pelatihan. Proses optimalisasi branding dan pemasaran daring menggunakan beberapa media pemasaran daring yang telah mereka buat dan gunakan. Sementara itu, proses peningkatan kualitas laporan keuangan usaha dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi SI APIK. Dampak pelatihan ini adalah peningkatan penjualan sebesar 25% untuk Batik Kalimasada dan 10% untuk Topeng Nyono. Dengan demikian, para pemilik usaha sepatutnya mempraktikan optimalisasi branding, pemasaran daring, dan pelaporan keuangan usaha untuk meningkatkan penjualan dan laba. Pemerintah desa dan daerah sepatutnya memberikan fasilitasi pemasaran dan akses permodalan usaha. Kata kunci: pelatihan; branding; pemasaran daring; laporan keuangan
Copyrights © 2024