Provinsi Banten, tepatnya Kabupaten Pandegelang, merupakan tempat asal mula Talas Beneng, "beneng" berarti "besar" dan "koneng", yang menggambarkan talas beneng berukuran besar dan berwarna kuning. Talas beneng adalah salah satu jenis talas yang dapat dikonsumsi sebagai makanan pokok. Namun, kandungan asam oksalatnya yang tinggi membuatnya kurang populer dibandingkan dengan jenis talas lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendapat masyarakat pada talas beneng sebagai komoditas lokal khas Banten yang dapat mengembangkan perekonomian di provinsi Banten. Penelitian ini digunakan dengan metode deskriptif dengan mewawancarai kepada 30 responden masyarakat Kota Serang Provinsi Banten. Hasil penelitian ini dapat mengubah persepsi masyarakat bahwa talas beneng dapat dijadikan produk yang bernilai tinggi seperti tepung talas beneng, cerutu talas beneng, keripik talas beneng, beras talas beneng, dan sebagainya. Dengan tujuan meningkatkan aspek ekonomi masyarakat lokal Banten, data yang dikumpulkan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan talas beneng yang berkelanjutan. Kata kunci : Talas beneng; komoditi pangan; persepsi masyarakat.
Copyrights © 2024