Latar belakang permasalahan yaitu sebagai akibat dari pengaruh globalisasi yaitu dengan masuknya budaya asing yang berasal dari Korea Selatan. Masuknya budaya ini mengakibatkan munculnya kelompok penggemar budaya korea yang biasa disebut fandom. Penggemar K-Pop memiliki kesulitan dalam mengendalikan perilaku dan emosinya ketika ada seseorang yang mengejek idolanya. Penggemar K-Pop yang memiliki keterlibatan sosial rendah hingga menarik diri dari lingkungan sosial cenderung menghabiskan waktu fokus pada idolanya melalui media sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui bentuk civic engagement pada komunitas Indonesian BTS ARMY Solo Raya dalam meningkatkan kepedulian sosial, (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam menjalankan kegiatan di komunitas Indonesian BTS ARMY Solo Raya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini diperoleh dari informan (pengelola dan anggota komunitas Indonesia BTS ARMY Solo Raya dan arsip atau dokumen berupa foto yang telah dibagikan di media sosial. Keterlibatan Indonesian BTS ARMY Solo Raya dalam meningkatkan kepedulian sosial penggemar Korean-Pop yaitu dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti kegiatan donasi maupun acara volunteer. Faktor yang menjadi hambatan dalam menjalankan kegiatan di komunitas Indonesian BTS ARMY Solo Raya (Indomysolar) ialah faktor dari internal berupa keterbatasan sumber daya terutama dalam hal pengumpulan hasil penggalangan dana yang belum mencapai target yang diinginkan, kurangnya partisipasi para anggota karena kesibukan lain, adanya perbedaan pendapat yang dapat menghambat kelancaran suatu kegiatan, kurangnya manajemen yang efektif dalam komunitas sehingga dapat menyebabkan kurangnnya efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan kegiatan, kurangnya publikasi dan promosi menyebabkan kurangnya partisipasi masyarakat secara luas. Hambatan eksternal atau hambatan yang terjadi di luar komunitas yaitu, kurangnya komunikasi atau koordinasi dengan tempat diadakannya kegiatan yang dapat menyebabkan kebingungan maupun miskomunikasi sehingga dapat mengganggu jalannya kegiatan yang telah direncanakan.Kata Kunci : Civic Engagement, Komunitas, Penggemar, Korean-Pop, Kepedulian Sosial
Copyrights © 2024