Pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia memberi dampak yang luar biasa terhadap banyak sektor salah satunya yaitu sektor pendidikan. Pembelajaran yang pada mulanya dilaksanakan di sekolahan, karena adanya pandemi covid-19 berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran dalam jaringan (daring). Penerapan pembelajaran jarak jauh ini tidak mudah dilaksanakan, banyak kendala yang dihadapi seperti kesulitan guru dalam mengelola pembelajaran jarak jauh, kesulitan komunikasi guru dengan orangtua, tidak semua orangtua mampu mendampingi anak belajar, siswa kesulitan konsentrasi belajar. Kendala yang dialami berbagai pihak ini berdampak kepada kemampuan anak dalam menerima materi yang diberikan oleh guru, terutama aspek motorik kasar anak yang memerlukan praktek secara langsung, maka dari itu peneliti ingin mencari tahu bagaimana perkembangan motorik kasar anak selama masa pandemi. Penelitian dilaksanakan di TK Nawa Kartika XXXI dengan tujuan untuk mendeskripsikan perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun pada masa pandemi covid-19. Sampel berjumlah 22 anak yang diambil dengan sampling jenuh sesuai dengan jumlah anak di TK. Penelitian termasuk ke dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi untuk mengetahui perkembangan motorik kasar anak. Penelitian dilakukan menggunakan pengujian validitas konstruk dan konsultasi expert judgement dengan landasan teori sebagai pengukuran instrumen. Penelitian ini tidak menggunakan hipotesis dikarenakan penelitian bersifat survei deskriptif. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun di TK Desa Sumberbening sesuai dengan harapan, walaupun pada masa pandemi pemberian materi dari guru kepada anak tidak optimal.
Copyrights © 2023