Ekosistem akuatik merupakan ekosistem yang dominan terdiri dari air sebagai komponen abiotik yang menjadi tempat hidup bagi berbagai makhluk hidup. Peran penting komponen-komponen ekosistem akuatik dalam lingkungan terletak pada kemampuannya sebagai indikator kualitas perairan. Gastropoda merupakan organisme yang menjadi salah satu bioindikator kualitas air di sungai Kotes, Desa Papringan. Aliran sungai ini berperan bagi aktivitas masyarakat daerah tersebut sehingga seiring berjalannya waktu, aliran sungai dapat mengalami penurunan kualitas air akibat sumber bahan tercemar tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola penyebaran populasi gastropoda yang ada di sedimen sungai pada lokasi yang telah ditentukan secara spasial serta mengukur parameter ekosistem sungai yang dianggap sebagai faktor pembatas distribusi densitas populasi gastropoda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan sample survey method dan metode penentuan stasiun menggunakan purposive sampling method terhadap 3 stasiun. Dilakukan juga pengukuran parameter perairan meliputi TDS, pH, DO, dan suhu. Hasil penelitian menunjukkan pola penyebaran Gastropoda dengan rumus indeks Hopkins yakni 283.26 dan menunjukkan pola persebaran seragam. Pengukuran kualitas air sungai menunjukkan kualitas air sungai Kotes masih terjaga dan berkesinambungan dengan densitas populasi gastropoda. Perhitungan densitas menghasilkan perhitungan variansi 0.001855 sehingga dapat dibuktikan parameter menjadi faktor pembatas distribusi organisme.
Copyrights © 2023