Belajar dapat membantu peserta didik untuk menunjukkan keunggulan sesuai dengan bakat dan minatnya. Oleh karena itu, peserta didik berhak mendapatkan dukungan untuk meningkatkan minat belajarnya. Akan tetapi, di SMA Negeri 6 Suarakarta, minat belajar peserta didik pada mata pelajaran geografi masih rendah, yaitu sebesar 58%. Penggunaan model dan media pembelajaran yang tepat, dapat membantu untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahuipenerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar peserta didik yang berpengaruh pada hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 6 Surakarta kelas XI IPS 2. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket minat belajar, lembar pre-test dan post-test, media kahoot, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, TGT, dan NHT berbantuan media pembelajaran kahoot dapat meningkatkan minat belajar sebesar 58% (pra siklus), 66% (siklus I), 71%(siklus II), dan 78% (siklus III). Peningkatan minat belajar memberikan dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik yang turut meningkat, yaitu 57 (pra siklus), 80 (siklusI), 85 (siklus II), dan 86 (siklus III).
Copyrights © 2024