Energi surya, sebagai salah satu sumber energi alternatif utama yang jumlahnya melimpah dan dampak lingkungan yang minimal, memegang peranan penting dalam penyediaan energi listrik di dunia. Panel surya akan menghasilkan daya listrik yang maksimal bila intensitas radiasi matahari yang diterima juga maksimal. Untuk itu panel surya harus dikontrol agar posisinya selalu tegak lurus terhadap Matahari. Dengan melihat permasalahan tersebut maka diperlukan solar tracking agar posisi panel surya bergerak tegak lurus dengan posisi Matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan daya yang dihasilkan panel surya menggunakan sistem solar tracking dan sistem tetap. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa penelitian langsung pada panel surya. Pada penelitian ini solar tracking menggunakan mikrokontroler berbasis logika fuzzy yang memanfaatkan sensor cahaya untuk memerintahkan motor listrik bergerak mengikuti posisi Matahari secara otomatis. Sedangkan pada sistem tetap, posisi panel surya berada pada sudut paling optimal yaitu 24°. Penelitian dilakukan dengan mengukur arus listrik dan tegangan listrik yang dihasilkan kedua panel surya. Dari hasil pengukuran tersebut diperoleh besaran daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solar tracker berbasis logika fuzzy menghasilkan rata-rata daya keluaran harian yang lebih baik dibandingkan dengan sistem tetap yaitu 7,86 W. Penggunaan logika fuzzy membantu mikrokontroler dalam memberikan inferensi terbaik mengenai arah putaran matahari. panel agar selalu tegak lurus dengan arah datangnya radiasi matahari.
Copyrights © 2025