ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1996: HARIAN PIKIRAN RAKYAT

PENTINGNYA TATA KRAMA AKADEMIK DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2010

Abstract

Baru-baru telah ini meletup suatu isu destruktif yang oleh banyak kalangan dianggap dapat mencoreng wajah perguruan tinggi kita. Isu destruktif ini berkisar kepada masalah jiplak-menjiplak karya ilmiah, khususnya karya penelitian.  Yang cukup menarik serta menimbulkan rasa "geregetan" masyarakat adalah kasus tersebut tidak hanya dila-kukan oleh mahasiswa, akan tetapi dilakukan pula oleh dosen.      Mulanya biasa saja! Banyak mahasiswa perguruan tinggi,PTS dan PTN, yang melakukan penelitian di dalam rangka penyusunan skripsi program kesarjanaannya.  Dosen pembimbing pun lalu memeriksa dan membimbing, ada yang intensif ada yang ala kadarnya,  setelah diang-gap layak maka mahasiswa pun mengurus tanggal ujiannya. Apa yang terjadi? Ternyata ada penguji yang jeli;  (sebagian) yang ditulis oleh mahasiswa tersebut adalah "mengadopsi" karya orang lain. Gugurlah mahasiswa tersebut dalam mempertahankan karya ilmiahnya.      Barangkali mahasiswa tersebut termasuk "beruntung" karena pada saat itu pula dia telah dinyatakan gugur! Ada lagi kasus seorang maha-siswa dari suatu PTN ternama di Yogyakarta,mahasiswa S2 lagi, yang mulanya berjalan mulus baik dari penyusunan tesis sampai ujiannya. Yang bersangkutan juga sempat menikmati gelar akademik Magister atas "jerih payahnya" itu;akan tetapi beberapa bulan kemudian setelah ada yang menemukan unsur penjiplakan karya ilmiah tesisnya maka gugurlah kredibilitasnya sebagai ilmuwan.Dan gelar akademiknya pun akhirnya dicabut oleh pihak lembaga  (Supriyoko, "Pencabutan Ija-zah di Perguruan Tinggi", Pikiran Rakyat: 05/12/95).       Ilustrasi konkrit tersebut  hanya merupakan sebagian dari banyak kasus destruktif yang menimpa perguruan tinggi kita. Kalau kemudian ada seorang profesor yang menyatakan telah terjadi prahara akademik pada perguruan tinggi kita barangkali memang ada benarnya.

Copyrights © 1996