Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kepemimpinan pembelajaran dan strategi peningkatan hasil belajar siswa di SD Muhammadiyah Tonggalan Klaten. Sekolah ini memiliki 650 siswa, 52 guru, dan 8 tenaga kependidikan dengan visi membentuk generasi ulil albab yang sholeh, unggul, inovatif, peduli, dan berwawasan global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi supervisi akademik yang belum optimal, variasi kompetensi guru, rendahnya pemanfaatan data hasil belajar, beban administratif tinggi, dan lemahnya budaya kolaborasi. Implementasi kepemimpinan pembelajaran melalui supervisi berkelanjutan, pengembangan profesional guru, serta pemanfaatan data pembelajaran terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan peningkatan rata-rata nilai sebesar ±15% dan peningkatan ketuntasan belajar klasikal
Copyrights © 2026