Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam menangani perilaku maladaptif anak usia dini melalui intervensi dini di TK Pertiwi Tarubasan 2, Klaten. Perilaku maladaptif pada anak usia dini dapat mengganggu proses pembelajaran serta perkembangan sosial-emosional anak apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas sebagai informan utama, serta kepala sekolah dan orang tua sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku maladaptif yang sering muncul meliputi tantrum, berkelahi, menjahili teman, menyembunyikan barang, kurang fokus, dan perilaku menyendiri. Guru menangani perilaku tersebut dengan pendekatan humanis melalui komunikasi persuasif, kegiatan sharing, pendampingan emosional, pemberian kesempatan anak menenangkan diri, serta pengalihan aktivitas ke kegiatan positif. Selain itu, sekolah melaksanakan program intervensi dini berupa kegiatan parenting setiap semester dan komunikasi aktif dengan orang tua melalui grup WhatsApp. Kendala yang ditemukan yaitu perbedaan pola asuh di rumah, kurangnya pemahaman sebagian orang tua tentang konsep pembelajaran PAUD berbasis bermain, serta kebiasaan penggunaan gadget yang sulit dikendalikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru melalui intervensi dini dapat membantu mengurangi perilaku maladaptif anak, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kerja sama yang konsisten antara sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2026