Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4, yang memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata, membutuhkan upaya sinergis yang melampaui kapasitas pemerintah, sehingga menuntut partisipasi aktif dari masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh tata kelola kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat terhadap perwujudan pendidikan berkualitas berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari sampel purposif yang terdiri atas komite sekolah, tokoh masyarakat, dan aparatur pemerintah. Data empiris tersebut kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola kolaboratif, terutama melalui dialog tatap muka, pembangunan kepercayaan, dan pemahaman bersama, memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini mengisi kesenjangan pada literatur yang didominasi oleh metode deskriptif kualitatif dengan memberikan bukti statistik yang kuat mengenai bagaimana kolaborasi lintas sektor mempercepat pencapaian target S’G 4 di tingkat daerah.
Copyrights © 2026