Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh influencer marketing, promosi gratis ongkir, dan kemudahan penggunaan aplikasi terhadap minat beli pengguna Shopee PayLater, dengan kepercayaan konsumen sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei kuesioner skala Likert kepada 125 responden pengguna Shopee PayLater di wilayah Bengkulu. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS versi 4. Hasil menunjukkan bahwa secara langsung, influencer marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli maupun kepercayaan konsumen. Promosi gratis ongkir tidak berpengaruh langsung terhadap minat beli, namun berpengaruh positif signifikan terhadap kepercayaan konsumen (beta = 0,323; p = 0,011). Kemudahan penggunaan aplikasi merupakan prediktor terkuat kepercayaan konsumen (beta = 0,465; p = 0,000), meskipun tidak berpengaruh langsung terhadap minat beli. Kepercayaan konsumen terbukti berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap minat beli (beta = 0,846; p = 0,000). Pada pengujian mediasi, kepercayaan konsumen memediasi penuh pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi (indirect effect = 0,393; p = 0,002) dan promosi gratis ongkir (indirect effect = 0,273; p = 0,015) terhadap minat beli. Model memiliki daya prediksi sangat kuat dengan R-square 91,4% untuk minat beli dan 78,0% untuk kepercayaan konsumen.
Copyrights © 2026