Kesehatan reproduksi remaja dipengaruhi secara signifikan oleh status gizi. Di era digital, media sosial menjadi sarana potensial untuk menyebarkan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi berbasis media sosial terhadap literasi dan perilaku kesehatan reproduksi remaja di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental (one-group pretest-posttest). Sampel penelitian berjumlah 100 remaja usia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui platform Instagram dan TikTok berupa infografis dan video pendek edukatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata literasi gizi dan kesehatan reproduksi dari 62,5 menjadi 84,2 (p < 0,001). Perilaku kesehatan reproduksi juga mengalami perbaikan skor dari 58,4 menjadi 79,6 (p < 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi gizi berbasis media sosial efektif dalam meningkatkan literasi dan mengubah perilaku kesehatan reproduksi remaja. Disarankan bagi institusi kesehatan dan pendidikan untuk mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi kesehatan yang adaptif bagi generasi muda.
Copyrights © 2026