Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG DI SMP NEGERI 1 KUTACANE Halimatussakdiyah Lubis
Journal of Golden Generation Health Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v1i1.30

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri dan berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas. Di Indonesia, angka kejadian anemia pada remaja putri masih tinggi akibat rendahnya asupan zat besi dan minimnya kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan gizi seimbang melalui edukasi interaktif berbasis sekolah di SMP Negeri 1 Kutacane. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyuluhan dengan media audiovisual, demonstrasi makanan sehat, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (dari skor rata-rata 52,6 menjadi 83,1). Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan literasi gizi remaja dan dapat dijadikan model edukasi kesehatan di sekolah.
Peran Dukungan Sosial Terhadap Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Era Digital Adisty Dwi Treasa; Dewi Parwati; Herlina; Risma Putri Utama; Halimatussakdiyah Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2632

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan langkah awal yang krusial dalam menjamin keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan meningkatkan kelangsungan hidup bayi. Meskipun IMD direkomendasikan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan RI, tingkat keberhasilannya di berbagai wilayah Indonesia masih bervariasi. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan IMD adalah dukungan sosial, baik dari keluarga, tenaga kesehatan, maupun masyarakat. Di era digital, bentuk dukungan sosial turut berkembang melalui media digital seperti grup WhatsApp, forum ibu menyusui, dan aplikasi edukasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial—baik konvensional maupun digital—dengan keberhasilan pelaksanaan IMD pada ibu postpartum. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 120 ibu postpartum diambil secara purposive dari empat rumah sakit di Jawa Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial dan keberhasilan IMD (p < 0,05). Ibu yang menerima dukungan tinggi dari suami, tenaga kesehatan, serta memiliki akses informasi melalui media digital memiliki peluang keberhasilan IMD yang lebih tinggi. Dukungan tenaga kesehatan merupakan prediktor dominan dalam model regresi (OR = 3,9; CI 95% = 1,8–8,3). Dukungan sosial berperan penting dalam menunjang keberhasilan IMD. Optimalisasi peran keluarga, tenaga kesehatan, dan media digital sebagai sumber informasi dan motivasi perlu diperkuat dalam program promosi kesehatan ibu dan anak di era digital.
Mencegah Perdarahan dengan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan terhadap Tanda Bahaya Perdarahan Ibu Hamil Dewi Parwati; Rosita Rosita; Roslin E. M Sormin; Mildaratu Mildaratu; Halimatussakdiyah Lubis; Lumastari Ajeng Wijayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46149

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia. Deteksi dini melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.Mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap pencegahan perdarahan melalui pengenalan tanda bahaya.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas X, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005), dan keterampilan (p=0,001) terhadap pencegahan perdarahan.Pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengenali dan mencegah perdarahan kehamilan.
Efektivitas Intervensi Edukasi Kesehatan Reproduksi Dengan Pendekatan Psikologi Perkembangan Terhadap Perilaku Seksual Remaja Halimatussakdiyah Lubis; Mely Nadia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.778

Abstract

Perilaku seksual remaja menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang terus meningkat akibat perkembangan teknologi digital, media sosial, dan perubahan pola interaksi sosial remaja. Paparan informasi seksual yang tidak terkontrol melalui internet menyebabkan remaja lebih rentan terhadap perilaku seksual berisiko seperti seks pranikah dan rendahnya kontrol diri dalam hubungan interpersonal. Kurangnya edukasi kesehatan reproduksi yang sesuai dengan tahap perkembangan psikologis remaja menjadi faktor yang memperbesar risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi edukasi kesehatan reproduksi dengan pendekatan psikologi perkembangan terhadap perilaku seksual remaja. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 120 remaja usia 15–18 tahun yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama empat minggu melalui edukasi kesehatan reproduksi berbasis psikologi perkembangan menggunakan metode role play, peer education, diskusi kelompok, dan konseling kelompok. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner perilaku seksual remaja yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap seksual sehat, dan kontrol diri pada kelompok intervensi dengan nilai p-value <0,05. Selain itu, terjadi penurunan perilaku seksual berisiko setelah pemberian intervensi. Pendekatan psikologi perkembangan terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional karena materi disesuaikan dengan karakteristik perkembangan emosional dan sosial remaja.
Pengaruh Edukasi Digital Berbasis Whatsapp Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Glugur Darat Medan Timur Henni Safrida; Fitri Yuniarti; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.805

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dan dunia. Kepatuhan konsumsi tablet Fe oleh ibu hamil masih rendah meskipun cakupan pemberian tablet Fe relatif tinggi. Edukasi digital berbasis WhatsApp berpotensi meningkatkan kepatuhan melalui pengingat dan informasi yang kontinu. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi digital berbasis WhatsApp terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain quasi experiment rancangan two‑group pretest–posttest dilakukan pada 66 ibu hamil (33 intervensi, 33 kontrol) dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi melalui grup WhatsApp selama 4 minggu, sementara kelompok kontrol tidak. Kepatuhan diukur berdasarkan jumlah tablet Fe yang dikonsumsi per minggu dan skor kepatuhan Mora‑Todd. Analisis data menggunakan uji Mann‑Whitney dengan α = 0,05. Hasil: Rata‑rata konsumsi tablet Fe pada kelompok intervensi setelah edukasi mencapai 21,8 butir per 4 minggu, sedangkan kelompok kontrol 6,4 butir per 4 minggu (p = 0,004). Proporsi ibu hamil yang memiliki kepatuhan tinggi pada kelompok intervensi meningkat dari 27,3% sebelum menjadi 69,7% setelah intervensi, sementara kelompok kontrol hanya berubah dari 30,3% menjadi 33,3%. Kesimpulan dan saran: Edukasi digital berbasis WhatsApp berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu hamil di Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Dinas Kesehatan Kota Medan dan Puskesmas disarankan untuk mengintegrasikan WhatsApp sebagai sarana edukasi rutin dalam program pencegahan anemia ibu hamil.
Pengaruh Edukasi Gizi Berbasis Media Sosial Terhadap Literasi Dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMA Negeri 1 Berastagi Eka Mardiana Afrilia; Tria Puspita Sari; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1058

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja dipengaruhi secara signifikan oleh status gizi. Di era digital, media sosial menjadi sarana potensial untuk menyebarkan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi berbasis media sosial terhadap literasi dan perilaku kesehatan reproduksi remaja di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental (one-group pretest-posttest). Sampel penelitian berjumlah 100 remaja usia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui platform Instagram dan TikTok berupa infografis dan video pendek edukatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata literasi gizi dan kesehatan reproduksi dari 62,5 menjadi 84,2 (p < 0,001). Perilaku kesehatan reproduksi juga mengalami perbaikan skor dari 58,4 menjadi 79,6 (p < 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi gizi berbasis media sosial efektif dalam meningkatkan literasi dan mengubah perilaku kesehatan reproduksi remaja. Disarankan bagi institusi kesehatan dan pendidikan untuk mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi kesehatan yang adaptif bagi generasi muda.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA PUTRA DAN PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 PERBAUNGAN Halimatussakdiyah Lubis; Novi Susanti; Henni Safrida Sitompul; Faradita Wahyuni; Fery Arjuna Sembiring
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 1 (2025): September : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i1.18

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putra dan putri di SMA Negeri 1 Perbaungan tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian media edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap positif peserta terhadap isu kesehatan reproduksi. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
PENGUATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KAMPUS UNIVERSITAS DEZTRON INDONESIA Henni Safrida; Halimatussakdiyah Lubis; Inneke Mutiara Amelia
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.341

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan kesehatan nasional karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Mahasiswa sebagai kelompok remaja akhir berada pada fase transisi yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, seperti kurangnya pengetahuan yang komprehensif, pengaruh lingkungan sosial, paparan media digital, serta stigma budaya yang masih melekat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Universitas Deztron Indonesia dalam menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, konseling, serta penguatan peran pendidik sebaya (peer educator). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa, perubahan sikap ke arah positif, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya perilaku reproduksi sehat. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan berdaya saing.
INTEGRASI LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI, GIZI, DAN BAHASA INGGRIS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN BANJIR DI DESA HARAPAN MAKMUR, KABUPATEN LANGKAT Halimatussakdiyah Lubis; Zuliana Amalia; Aulia Ukhtin
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.448

Abstract

Bencana banjir yang melanda Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat, berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kondisi darurat ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, masalah gizi, serta hambatan komunikasi dalam proses penyaluran bantuan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial secara terpadu melalui pendekatan kesehatan reproduksi, gizi, dan Bahasa Inggris guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi gizi seimbang, pelatihan Bahasa Inggris dasar, serta pendampingan masyarakat di lokasi pengungsian. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir, relawan lokal, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemahaman gizi keluarga, serta kemampuan komunikasi dasar dalam mendukung koordinasi bantuan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG DI SMP NEGERI 1 KUTACANE Halimatussakdiyah Lubis
Journal of Golden Generation Health Vol. 1 No. 2 (2025): November : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v1i1.30

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri dan berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas. Di Indonesia, angka kejadian anemia pada remaja putri masih tinggi akibat rendahnya asupan zat besi dan minimnya kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan gizi seimbang melalui edukasi interaktif berbasis sekolah di SMP Negeri 1 Kutacane. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyuluhan dengan media audiovisual, demonstrasi makanan sehat, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (dari skor rata-rata 52,6 menjadi 83,1). Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan literasi gizi remaja dan dapat dijadikan model edukasi kesehatan di sekolah.