Pikiran Rakyat edisi 23 Juli dan 6 Agustus 1996 secara simpatik menurunkan tulisan mengenai prosesi UMPTN sebagai metoda seleksi mahasiswa baru PTN.Tulisan yang merupakan rangkuman wawancara dengan Ketua Tim Pengolah Data UMPTN, Toemin A. Masoem, ter-sebut benar-benar informatif. Tulisan ini bisa dinikmati oleh pembaca baik dari kalangan pendidikan tinggi maupun masyarakat umum.      Tulisan tersebut juga sangat bermanfaat serta terasa mulai dapat membuka ketertutupan "Tim UMPTN" baik di tingkat lokal maupun nasional. Selama ini manajemen UMPTN kita oleh banyak kalangan memang dirasakan sebagai kurang transparan sehingga muncul penilaian, yang mungkin tidak tepat benar, bahwa "Tim UMPTN" bekerja tidak profesional; misalnya saja menyangkut lamanya waktu pengolah-an data untuk mendapatkan hasil akhir.       Ilustrasi riilnya sbb: tahun ini seleksi tertulis UMPTN dilaksanakan 18 dan 19 Juni sedangkan hasilnya baru dapat diumumkan 27 Juli. Itu berarti perlu waktu selama 38 hari untuk memproses data hingga mendapatkan hasil akhir. Kalau saja "Tim UMPTN" sedikit lebih pro-fesional mungkin dengan 21 hari semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik hingga peserta UMPTN pun tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengetahui hasil akhirnya. Bukankah kini semuanya sudah serba computerized dan tersedia jasa telekomunikasi sehingga banyak pekerjaan yang dapat dilakukan secara akurat dan cepat.      Meskipun tulisan mengenai UMPTN tersebut sangat informatif, apalagi dengan nara sumber Pak Toemin yang lama berkecimpung di dunia UMPTN, akan tetapi ada beberapa hal yang kiranya perlu dikla-rifikasi; misalnya menyangkut tingkat kesulitan soal-soal, pemenuhan persyaratan kesahihan atau validitas, dan sebagainya.
Copyrights © 1996