Penelitian mengenai SDSB! Inilah salah satu topik pembicaraan yang paling aktual di tengah-tengah masyarakat kita kali ini, baik bagi masyarakat awam maupun bagi masyarakat ilmiah. Indikatornya relatif gampang; dalam berbagai kesempatan maka pembicaraan mengenai penelitian SDSB selalu diikuti secara antusiasme. Di jalan, di pasar, di kampung, di koran-koran dan bahkan di kampus pun topik yang satu ini rasanya memang lagi "ngetrend".        Topik tersebut menjadi sangat aktual setelah Menko Polkam, Sudomo, baru-baru ini menginformasikan bahwa Biro Pusat Statistik (BPS) akan diserahi tugas untuk melaksanakan penelitian mengenai SDSB dengan anggaran yang direncanakan sekitar 500 juta rupiah. Waktu penelitian diperkirakan empat bulanan, dan akan segera dilaksanakan secepat mungkin. Persiapan penelitian sudah sampai pada tahap pembuatan term of reference, dan salah satu alasan penunjukan BPS sebagai peneliti ialah karena lembaga ini memiliki jaringan yang tersebar di seluruh pelosok tanah air (SK, 13/12/91).        Hasil penelitian tersebut di atas diharapkan bisa memberikan gambaran objektif mengenai permasalahan SDSB itu sendiri yang akhir-akhir ini banyak "diributkan" ma-syarakat. Seperti kita ketahui di berbagai tempat telah terjadi reaksi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah mengenai peredaran SDSB; meskipun reaksi tersebut nampak nya tidak mengurangi omzet SDSB itu sendiri.
Copyrights © 1991