Larva Black Soldier Fly (BSF) atau yang dikenal dengan sebutan maggot ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi timbulan sampah organik. Larva BSF ini spesies lalat yang memiliki ukuran lebih besar dari lalat biasa. Larva BSF ini dapat mereduksi sampah pasar, seperti buah-buahan dan sayuran. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi jumlah timbulan sampah organik pasar dan dapat mengetahui pertumbuhan dari larva BSF. Pengukuran sampah mengacu kepada SNI 19-3964-1994 dan SNI-19-3983-1995. Penelitian ini meggunakan metode eksperimen dengan 2 jenis perlakuan pada pakan. Perlakuan yang diberikan untuk larva BSF diantaranya cacah-pemeraman 2 hari dan pemeraman 2 hari. Rata-rata timbulan sampah untuk Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka 158,840 kg/kios/hari, dari total tersebut diketahui hasil reduksi oleh larva BSF yaitu sebesar 0,24%. Nilai Waste Reduction Index (WRI) paling tinggi pada larva BSF terdapat pada sampah dengan metode cacah-pemeraman 2 hari sebesar 65%. Sedangkan nilai Survival Rate (SR) paling tinggi sampah pemeraan 2 hari sebanyak 723 ekor, dan untuk nilai Efficiency of Conversion Digested (ECD) tertinggi cacah-pemeraman 2 hari sebesar 92,6%.
Copyrights © 2026