Tri Mulyani
Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR PERSAMPAHAN DI KABUPATEN BANDUNG Fanny Novia; Tri Mulyani
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.643 KB) | DOI: 10.47080/jls.v5i2.2038

Abstract

Setiap tahapan dari pengelolaan sampah mulai dari penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, daur ulang dan pembuangan akhir berkontribusi dalam mengemisikan gas rumah kaca (GRK). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi GRK dari pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung pada tahun 2020 dari pembuangan akhir, pengomposan dan pembakaran terbuka. Metode yang digunakan untuk perhitungan GRK adalah berdasarkan standar dari IPCC dan lembar kerjanya. Hasil perhitungan menunjukkan persentase GRK terbesar berasal dari sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yaitu sekitar 120.508,70 ton atau sekitar 84,55% dari total emisi GRK. Kemudian potensi GRK dari pembakaran sampah secara terbuka adalah sekitar 21.655,78 ton dan dari dari sampah yang dikompos adalah sekitar 366,42 ton. Namun masih terdapat sekitar 70% dari total timbulan sampah di Kabupaten Bandung yang belum terolah sehingga pengelolaan sampah yang lebih baik sangat dibutuhkan.
OPTIMASI WET SCRUBBER BERDASARKAN PENGATURAN pH DALAM PENCEGAHAN PENCEMARAN GAS NO2 DAN SO2 PADA LEMARI ASAM Siska Aprillia; Tri Mulyani
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4264

Abstract

Pencegahan pencemaran yang dihasilkan oleh lemari asam di laboratorium dapat menggunakan teknologi wet scrubber. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi sistem wet scrubber dalam mengendalikan pencemaran gas NO₂ dan SO₂ yang dihasilkan oleh lemari asam di laboratorium. Fokus utama penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi pH larutan penyerap (pH 9, 10, dan 11) terhadap efisiensi sistem dalam mereduksi konsentrasi gas pencemar. Pengukuran dilakukan menggunakan flue gas analyzer dengan teknik sampling elektrokimia untuk memastikan akurasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyerapan gas meningkat seiring dengan peningkatan pH larutan penyerap. Pada pH 9, efisiensi penyerapan masing-masing sebesar 81,96% untuk NO₂ dan 80,26% untuk SO₂. Sementara itu, pada pH 11, efisiensi mencapai 93,43% untuk NO₂ dan 94,50% untuk SO₂. Hal ini menegaskan bahwa pH 11 adalah kondisi optimal untuk memaksimalkan kinerja sistem. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi perawatan rutin pada sistem, termasuk pengurasan larutan penyerap dan pemantauan instalasi pipa, untuk menjaga efisiensi jangka panjang. Dengan demikian, pengaturan pH larutan penyerap memainkan peran krusial dalam meningkatkan optimasi wet scrubber, sehingga penting dalam upaya pengendalian pencemaran udara di lingkungan laboratorium.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK OLEH MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) DALAM MENGURANGI TIMBULAN SAMPAH DI PASAR SEHAT SABILULUNGAN DESA CICALENGKA WETAN Istania Indah Pratiwi; Tri Mulyani; Arief Nur Muchamad
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v9i1.4120

Abstract

Larva Black Soldier Fly (BSF) atau yang dikenal dengan sebutan maggot ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi timbulan sampah organik. Larva BSF ini spesies lalat yang memiliki ukuran lebih besar dari lalat biasa. Larva BSF ini dapat mereduksi sampah pasar, seperti buah-buahan dan sayuran. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi jumlah timbulan sampah organik pasar dan dapat mengetahui pertumbuhan dari larva BSF. Pengukuran sampah mengacu kepada SNI 19-3964-1994 dan SNI-19-3983-1995. Penelitian ini meggunakan metode eksperimen dengan 2 jenis perlakuan pada pakan. Perlakuan yang diberikan untuk larva BSF diantaranya cacah-pemeraman 2 hari dan pemeraman 2 hari. Rata-rata timbulan sampah untuk Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka 158,840 kg/kios/hari, dari total tersebut diketahui hasil reduksi oleh larva BSF yaitu sebesar 0,24%. Nilai Waste Reduction Index (WRI) paling tinggi pada larva BSF terdapat pada sampah dengan metode cacah-pemeraman 2 hari sebesar 65%. Sedangkan nilai Survival Rate (SR) paling tinggi sampah pemeraan 2 hari sebanyak 723 ekor, dan untuk nilai Efficiency of Conversion Digested (ECD) tertinggi cacah-pemeraman 2 hari sebesar 92,6%.