Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK OLEH MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) DALAM MENGURANGI TIMBULAN SAMPAH DI PASAR SEHAT SABILULUNGAN DESA CICALENGKA WETAN Istania Indah Pratiwi; Tri Mulyani; Arief Nur Muchamad
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v9i1.4120

Abstract

Larva Black Soldier Fly (BSF) atau yang dikenal dengan sebutan maggot ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi timbulan sampah organik. Larva BSF ini spesies lalat yang memiliki ukuran lebih besar dari lalat biasa. Larva BSF ini dapat mereduksi sampah pasar, seperti buah-buahan dan sayuran. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi jumlah timbulan sampah organik pasar dan dapat mengetahui pertumbuhan dari larva BSF. Pengukuran sampah mengacu kepada SNI 19-3964-1994 dan SNI-19-3983-1995. Penelitian ini meggunakan metode eksperimen dengan 2 jenis perlakuan pada pakan. Perlakuan yang diberikan untuk larva BSF diantaranya cacah-pemeraman 2 hari dan pemeraman 2 hari. Rata-rata timbulan sampah untuk Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka 158,840 kg/kios/hari, dari total tersebut diketahui hasil reduksi oleh larva BSF yaitu sebesar 0,24%. Nilai Waste Reduction Index (WRI) paling tinggi pada larva BSF terdapat pada sampah dengan metode cacah-pemeraman 2 hari sebesar 65%. Sedangkan nilai Survival Rate (SR) paling tinggi sampah pemeraan 2 hari sebanyak 723 ekor, dan untuk nilai Efficiency of Conversion Digested (ECD) tertinggi cacah-pemeraman 2 hari sebesar 92,6%.
Sosialisasi Perencanaan Rumah Maggot Sebagai Upaya Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Ciumbuleuit Kota Bandung Destiani Puspitasari; Fanny Novia; Gita Prajati; Erika Herliana; Tri Mulyani; Gede Herang Cahyana; Churchil Febrion; Arief Nur Muchamad
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 08 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i08.3762

Abstract

Sampah organik tetap menjadi komponen dominan dalam sampah padat perkotaan di Indonesia dan berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya beban pada tempat pembuangan akhir. Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti yang terbatas telah menyoroti perlunya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sejak sumbernya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan sampah organik menggunakan larva lalat tentara hitam (BSF) serta memperkenalkan desain teknis rumah maggot sebagai fasilitas alternatif pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat. Program ini dilaksanakan di Desa Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, dengan menggunakan pendekatan Penilaian Pedesaan Partisipatif (PRA). Hasil penelitian menunjukkan respons positif dari masyarakat terhadap program ini. Sekitar 57% peserta sangat setuju bahwa kegiatan ini memberikan manfaat dan solusi bagi masalah sampah organik, sementara 71% menyatakan bahwa program ini meningkatkan pengetahuan mereka. Selain itu, 86% peserta menilai kegiatan ini sangat baik, dan 72% menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam program serupa di masa mendatang. Program ini merupakan langkah awal yang penting menuju pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan melalui partisipasi masyarakat sekaligus mendukung penerapan prinsip-prinsip ekonomi sirkular.