SMK Negeri 1 Penajam Paser Utara dengan 579 warga sekolah menghadapi volume sampah plastik yang tinggi, baik yang berasal dari kantin maupun dari makanan yang dibawa atau dibeli di luar sekolah. Penelitian ini menganalisis penerapan pendekatan Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA) dalam program MAS MISTIK (Makan Sehat Bergizi, Minim Sampah Plastik) untuk mengurangi sampah plastik dan mengubah kebiasaan konsumsi. Penelitian menggunakan desain studi kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partisipatif dan analisis dokumen. Pendekatan PDIA menyusun suatu siklus diagnosis masalah, pemetaan sumber sampah plastik, pembentukan koalisi, dan uji coba solusi secara iteratif. Tindakan yang dilakukan meliputi kegiatan “hari makan sehat” bulanan, kesepakatan dengan pihak kantin untuk menghentikan penjualan mi instan, penyediaan piring dan gelas guna ulang, serta kampanye penggunaan botol isi ulang dan wadah makan guna ulang. Triangulasi informasi dari petugas kebersihan, pengelola kantin, guru dan siswa menunjukkan adanya penurunan sampah plastik yang dirasakan serta pergeseran praktik dan norma sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PDIA menyediakan kerangka kerja yang efektif untuk menempatkan komunitas sekolah sebagai agen utama perubahan sosial dalam upaya pengurangan sampah plastik di sekolah.
Copyrights © 2026