Kriminalitas merupakan salah satu isu sosial yang terus menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, tingkat kemiskinan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat kriminalitas di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data panel dari 32 provinsi selama tahun 2014 hingga 2023. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kriminalitas. Sementara itu, kemiskinan dan pendidikan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kriminalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dan ketidaksesuaian antara tingkat pendidikan dan akses lapangan kerja dapat mendorong individu melakukan tindakan kriminal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode panel dinamis guna mengatasi potensi endogenitas antar variabel, serta mempertimbangkan penambahan variabel lain atau pendekatan lintas negara untuk memperluas cakupan analisis.
Copyrights © 2025