Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived security, perceived ease of use, dan perceived usefulness terhadap consumer trust dan adopsi teknologi pada layanan mobile banking berbasis kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden yang dilibatkan merupakan pengguna aktif mobile banking berbasis AI di wilayah Jabodetabek yang berusia antara 25 hingga 44 tahun. Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 210 responden, ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived security, perceived ease of use, dan perceived usefulness berpengaruh positif terhadap consumer trust dan adopsi teknologi. Selain itu, consumer trust terbukti memediasi hubungan antara ketiga variabel independen tersebut terhadap adopsi teknologi AI. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembang layanan mobile banking dalam meningkatkan kepercayaan dan adopsi pengguna terhadap teknologi AI yang digunakan
Copyrights © 2025