Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena belum optimalnya kinerja guru di SMP Negeri 3 Sragi, Kabupaten Pekalongan, di mana realisasi capaian kinerja belum mencapai target 100%, khususnya pada aspek penguasaan teknologi informasi dan pengembangan keprofesionalan. Di era Revolusi Industri 4.0, penguasaan teknologi informasi dan kompetensi profesional menjadi faktor krusial bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh penguasaan teknologi informasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linear berganda. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Penguasaan Teknologi Informasi (X1) dan Kompetensi Profesional (X2), sedangkan variabel dependennya adalah Kinerja Guru (Y). Landasan teori yang digunakan mengacu pada Teori Dua Faktor Herzberg, yang memosisikan kompetensi dan penguasaan teknologi sebagai faktor motivator untuk meningkatkan efektivitas kerja. Diharapkan bahwa studi ini secara teoritis akan memajukan bidang manajemen sumber daya manusia di bidang pendidikan sekaligus membantu sekolah-sekolah menciptakan inisiatif pelatihan yang akan meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru.
Copyrights © 2026