Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berada pada masa periode keemasan (golden age) yang membutuhkan stimulasi secara tepat dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis efektivitas implementasi pendekatan neurosains dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian dilaksanakan di TK Al-Kautsar pada kelas B "Makkah" selama bulan Mei 2026, dengan subjek penelitian melibatkan 8 peserta didik dan 2 guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian secara longitudinal menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran ramah otak (brain-compatible learning) melalui penggunaan media gambar seri kontekstual, bermain peran, dan eksplorasi multisensori terbukti sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya transisi peningkatan capaian mayoritas peserta didik dari kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) menjadi Berkembang Sangat Baik (BSB). Pendekatan neurosains terbukti mampu mereduksi kecemasan emosional (pembajakan amigdala), memperkuat plastisitas sinaptik, serta menstimulasi kemampuan berpikir logis, artikulasi bahasa ekspresif, kematangan visuomotorik, dan resiliensi psikososial anak secara optimal.
Copyrights © 2026