Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa

Integrasi Kajian Sosiolinguistik dalam Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Berbasis Media Siaran

Rini Damayanti (Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)
Roely Ardiansyah (Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

This study aims to analyse the dynamics of language use in digital broadcast media from a sociolinguistic perspective and to formulate its implications for language skills learning in educational contexts. A qualitative approach was employed using a library research design, analysing 12 selected academic sources published between 2019 and 2024, drawn from Google Scholar, DOAJ, and international journal portals. Data were analysed through a descriptive-interpretive procedure comprising data reduction, thematic categorisation, conceptual interpretation, and theoretical synthesis. The findings reveal that language use in digital broadcast media reflects users' social and cultural identities, giving rise to flexible, creative, and contextual communication patterns characterised by code-mixing, code-switching, translanguaging, and multimodal expression. These variations are shaped by factors including age, educational background, and digital community membership. The findings underscore the necessity of adaptive, critically literate language learning strategies to bridge the gap between real-world language practices in the public sphere and classroom instruction. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika penggunaan bahasa dalam media siaran digital dari perspektif sosiolinguistik serta merumuskan implikasinya terhadap pembelajaran keterampilan berbahasa di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) terhadap 12 sumber ilmiah terpilih yang diterbitkan dalam rentang 2019–2024, bersumber dari basis data Google Scholar, DOAJ, dan portal jurnal internasional. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema, interpretasi konseptual, dan sintesis teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa di media siaran digital mencerminkan identitas sosial dan budaya pengguna serta membentuk pola komunikasi yang fleksibel, kreatif, dan kontekstual melalui fenomena campur kode, alih kode, translanguaging, dan ekspresi multimodal. Variasi tersebut dipengaruhi oleh faktor usia, latar belakang pendidikan, dan komunitas digital. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran bahasa yang adaptif dan berbasis literasi kritis untuk menjembatani kesenjangan antara realitas kebahasaan di ruang publik dengan praktik pembelajaran di kelas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnal_ranah

Publisher

Subject

Description

https://ojs.badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/jurnal/index.php/jurnal_ranah/about/editorialPolicies#focusAndScope ...