ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2001: HARIAN PIKIRAN RAKYAT

MERESPON POSITIF KELUHAN GUDACIL

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 May 2010

Abstract

       Sudah menjadi tradisi Depdiknas,  dalam rangka memberikan penghargaan kepada para guru  yang tidak mungkin lagi diragukan pengabdiannya maka setiap menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI mereka diundang ke Jakarta secara representatif. Mereka diikut sertakan dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan bersama pre-siden, wakil presiden, MPR, DPR, serta tamu terhormat yang lain;  sedangkan sebelum dan setelahnya mereka "disenang-senangkan" hatinya dengan mengunjungi berbagai acara rekreatif.          Beberapa tahun lalu yang terpilih mewakili para guru adalah mereka yang memenuhi kualifikasi sebagai guru teladan.  Di setiap propinsi dipilih seorang guru teladan pria  dan seorang guru teladan wanita untuk berkumpul di Jakarta. Namun sejak dua atau tiga tahun terakhir ini kualifikasi guru teladan dihilangkan dan diganti posisinya dengan guru daerah terpencil (gudacil); yaitu guru yang bertugas di daerah terpencil yang jauh dari keramaian kota.          Tahun ini sebanyak 60 orang gudacil didatangkan ke Jakarta dan mereka itu berasal dari 30 propinsi di Indonesia  sehingga tiap daerah diwakili seorang gudacil pria dan seorang gudacil wanita.          Berdialog dengan para gudacil,  baik ketika mereka diterima oleh menteri pendidikan, diterima oleh pimpinan Badan Pertimbang-an Pendidikan Nasional (BPPN),  maupun diterima oleh pejabat lain terasa ada sesuatu yang harus diperhatikan secara serius  oleh pe-merintah. Meskipun cara penyampaiannya dengan bahasa yang amat sederhana, lugas, dan apa adanya; ternyata banyak informasi ber-harga yang bisa kita terima dan bahkan seringkali terdapat ide-ide kreatif yang sering tidak kita bayangkan sebelumnya. 

Copyrights © 2001