Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebutuhan serta mengidentifikasi aspek-aspek dominan dalam pembuatan film dokumenter “Bagan dan Bintang: Warisan Budaya Penangkapan Ikan Teri di Desa Wisata Lemukutan”. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 20 responden yang terdiri atas nelayan, pemandu wisata, perangkat desa, masyarakat umum, dan wisatawan yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan 10 item pertanyaan menggunakan skala Likert lima tingkat. Analisis data dilakukan dengan menghitung skor, indeks persentase, serta rata-rata tiap item untuk memperkuat interpretasi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan pembuatan film dokumenter berada pada kategori sangat perlu dengan nilai indeks sebesar 97,5%. Seluruh item pertanyaan memperoleh nilai rata-rata antara 4,80 hingga 4,95 yang menunjukkan bahwa film dokumenter sangat dibutuhkan sebagai media pelestarian budaya, edukasi, dan penyampaian nilai kearifan lokal. Dengan demikian, pembuatan film dokumenter “Bagan dan Bintang” sangat relevan dan layak untuk direalisasikan.
Copyrights © 2026