Penentuan plafon kredit untuk nasabah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi kendala akibat proses analisis yang manual dan subjektif, sehingga meningkatkan risiko kesalahan penilaian kelayakan nasabah. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan untuk menentukan plafon kredit menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangani data yang bersifat samar dan menghasilkan keputusan terukur melalui fungsi keanggotaan serta aturan fuzzy. Variabel penelitian yang digunakan meliputi jumlah pengajuan, pendapatan, agunan, dan lama usaha. Hasil pengujian kelayakan melalui instrumen Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) kepada analis kredit menunjukkan nilai rata-rata 92%, yang mengindikasikan tingkat kebergunaan sistem yang tinggi. Selain itu, pengujian akurasi yang dilakukan dengan membandingkan hasil keluaran sistem dengan data aktual dari bank menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menghasilkan nilai sebesar 2,9%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan sangat layak diimplementasikan untuk mendukung keputusan penentuan plafon kredit nasabah UMKM Kata Kunci: Fuzzy Tsukamoto, Sistem Pendukung Keputusan , Plafon Kredit, Nasabah, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Copyrights © 2026