Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Fuzzy Tsukamoto Dalam Penentuan Plafon Kredit Nasabah Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Yoan Cantika; Irmayansyah; Syafrial
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1082

Abstract

Penentuan plafon kredit untuk nasabah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi kendala akibat proses analisis yang manual dan subjektif, sehingga meningkatkan risiko kesalahan penilaian kelayakan nasabah. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan untuk menentukan plafon kredit menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangani data yang bersifat samar dan menghasilkan keputusan terukur melalui fungsi keanggotaan serta aturan fuzzy. Variabel penelitian yang digunakan meliputi jumlah pengajuan, pendapatan, agunan, dan lama usaha. Hasil pengujian kelayakan melalui instrumen Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) kepada analis kredit menunjukkan nilai rata-rata 92%, yang mengindikasikan tingkat kebergunaan sistem yang tinggi. Selain itu, pengujian akurasi yang dilakukan dengan membandingkan hasil keluaran sistem dengan data aktual dari bank menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menghasilkan nilai sebesar 2,9%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan sangat layak diimplementasikan untuk mendukung keputusan penentuan plafon kredit nasabah UMKM Kata Kunci: Fuzzy Tsukamoto, Sistem Pendukung Keputusan , Plafon Kredit, Nasabah, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Pelatihan Berbasis Kompetensi Menggunakan Aplikasi Media Sosial dan Aplikasi Daring Rajib Ghaniy; Irmayansyah; Hudori; Dwi Rahmiyati; Leny Tritanto Ningrum; Abdul Hannan; Muhamad Alifa Sulaeman Alifa Sulaeman
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i1.10

Abstract

This socialization and training activity aims to enhance participants' understanding of the importance of the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law), maintaining digital privacy, and the effective and safe use of social media. Participants were provided with knowledge about digital ethics and the legal consequences related to the use of information technology, especially on social media. Additionally, participants were trained to utilize Instagram Insights to analyze content performance and optimize social media use for marketing and branding purposes. The training also covered effective social media planning and the creation of an account and use of the LinkTree application to facilitate the management of various links in one platform. The results of this activity showed an increased understanding of the importance of digital security and skills in managing social media accounts wisely. Furthermore, participants are better prepared to face digital challenges professionally. As a follow-up, ongoing training, periodic evaluation, and the formation of a digital community are needed so that participants can continue to develop their skills in the digital world
Sosialisasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Peningkatan Efektivitas Proses Belajar Mengajar di SMK Telekomedika Bogor Rajib Ghaniy; Irmayansyah; Hudori; Dwi Rahmiyati; Leny Tritanto Ningrum
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i2.22

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memegang peran penting dalam mendukung inovasi teknologi global, termasuk di bidang pendidikan. AI terbukti dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan personalisasi pembelajaran melalui berbagai aplikasi seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot edukasi, evaluasi otomatis, hingga konten belajar yang dipersonalisasi. Namun, pengamatan di SMK Telekomedika menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai AI masih terbatas dan sering dianggap sebagai teknologi eksklusif industri. Selain itu, sekolah menghadapi kendala infrastruktur pendukung, keterbatasan kompetensi guru, serta akses terbatas pada sumber daya dan pelatihan teknologi mutakhir. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mengenalkan serta mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa, membekali guru dengan kompetensi AI, serta memperkuat infrastruktur pendukung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa SMK Telekomedika tentang pentingnya penguasaan AI, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja di era digital yang semakin kompetitif dan sarat teknologi cerdas.
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Meningkatkan Citra Promosi Produk Dan Efektifitas Digital Marketing Dwi Rahmiyati; Hudori; Irmayansyah; Lenny Tritanto Ningrum; Rajib Ghaniy
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v2i2.34

Abstract

Di tengah derasnya arus digitalisasi, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi sekadar tren pelengkap, melainkan katalisator utama yang merevolusi cara brand berinteraksi dengan audiens di media sosial. Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam strategi promosi media sosial telah membuka cakrawala baru bagi efisiensi konten dan personalisasi pesan, memungkinkan produk menjangkau konsumen yang paling relevan secara real-time. Analisa kondisi eksisting mitra, ditemukan bahwa siswa PKBM Karya Mekar masih memiliki pemahaman yang terbatas terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana yang membantu menampilkan konten dengan mudah dan relevan. Keterbatasan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pemahaman strategi penggunaan AI, keterbatasan akses sumber pembelajaran dan praktik, minimnya pelatihan teknis terkait platform Media Sosial dan analisa data. Oleh sebab itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan untuk membekali sekaligus meningkatkan literasi teknologi siswa dengan kompetensi AI, serta memperkuat infrastruktur pendukung. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mendukung penguatan kapabilitas literasi digital peserta didik sebagai langkah strategis dalam mengadaptasi perkembangan teknologi digital yang kian masif.
The The Mapping of Waste Management Facilities in Bogor Regency Using a K-Means Irmayansyah; Nadhira Faza Fatiha
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/knowbase.v5i2.10338

Abstract

Waste is the solid residue of human activities or natural processes that is considered useless. If not managed properly, it can have a negative impact on the environment and health. When waste management facilities such as transport fleets, waste banks, and TPS3R (3R waste management sites) are insufficient to handle the volume of waste effectively, waste accumulation will occur, which can pollute the air, soil, and water, and increase the risk of disease spread. Therefore, new data-driven thinking is needed to improve more targeted and efficient waste management. The application of the K-Means clustering technique in waste management can be done, as demonstrated by the results of regional clustering in Bogor Regency with recommendations for appropriate facilities. The use of variables such as uncollected waste volume, distance to landfill sites, number of villages and population, as well as the stages of determining the number of clusters, initial centroid point determination, calculation of data distance to centroid points, and grouping of data according to minimum distance to centroid points were carried out to produce the clustering. The variables and stages were then applied to a prototype decision support system to assist the Bogor District Environmental Agency in placing waste management facilities more effectively. The prototype system developed has undergone