Perkembangan smart city mendorong pemerintah daerah untuk semakin intensif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik digital guna meningkatkan partisipasi masyarakat serta efektivitas pelayanan publik. Namun, pemanfaatan media sosial dalam ekosistem smart city masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain rendahnya keterlibatan masyarakat digital dan belum optimalnya respons pemerintah terhadap aspirasi, keluhan, maupun masukan warga yang disampaikan secara daring. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis secara empiris pengaruh Viralitas Media Sosial terhadap Keterlibatan Masyarakat Digital dan Ketangkasan Respons Pemerintah dalam implementasi smart city di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 108 responden di wilayah Tangerang Raya. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui regresi linear. Hasil menunjukkan Viralitas Media Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterlibatan Masyarakat Digital (beta 0,729; R Square 0,531) dan Ketangkasan Respons Pemerintah (beta 0,760; R Square 0,578). Selain itu, Keterlibatan Masyarakat Digital juga berpengaruh signifikan terhadap Ketangkasan Respons Pemerintah (beta 0,516; R Square 0,616), sehingga optimalisasi media sosial smart city terbukti mampu mendorong pelayanan publik yang lebih responsif, partisipatif, dan efektif.
Copyrights © 2026