Penanaman nilai tauhid pada anak merupakan fondasi utama dalam pembentukan akidah dan karakter Islami. Orang tua memiliki peran strategis dalam proses ini, baik sebagai pendidik pertama maupun teladan utama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mengajarkan tauhid berdasarkan pemahaman terhadap QS Ali-'Imran ayat 68, yang menekankan pentingnya mengikuti ajaran Nabi Ibrahim sebagai teladan tauhid murni. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis tafsir tematik ( maudhu'i ). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur'an dan Tafsir, serta sumber sekunder seperti buku-buku pendidikan Islam dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki tiga peran strategi: (1) menanamkan keyakinan akan keesaan Allah sejak usia dini melalui pengajaran yang sesuai perkembangan anak, (2) memberikan teladan perilaku yang konsisten dengan prinsip tauhid, dan (3) menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung internalisasi nilai-nilai tauhid. Temuan ini mempertegas bahwa QS Ali-'Imran ayat 68 relevan sebagai pedoman orang tua untuk mengarahkan anak pada akidah yang lurus, sekaligus menjadi landasan bagi pendidikan Islam berbasis keluarga di era modern
Copyrights © 2025