Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi branding Muhammadiyah dalam meningkatkan daya saing produk, baik secara langsung maupun melalui pembentukan persepsi nilai produk dan kepercayaan konsumen. Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, branding tidak lagi dipahami sebatas identitas visual, melainkan sebagai strategi komunikasi nilai dan reputasi organisasi. Muhammadiyah sebagai organisasi sosial-keagamaan memiliki kekuatan nilai keislaman, etika, dan kebermanfaatan sosial yang berpotensi menjadi sumber keunggulan bersaing apabila diintegrasikan secara inovatif dalam strategi branding produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap konsumen produk UMKM dan Amal Usaha Muhammadiyah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis pengaruh untuk menguji hubungan antarvariabel. Variabel penelitian meliputi inovasi branding Muhammadiyah, persepsi nilai produk, kepercayaan konsumen, dan daya saing produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi branding Muhammadiyah berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing produk. Inovasi branding juga terbukti berpengaruh positif terhadap persepsi nilai produk dan kepercayaan konsumen. Selain itu, persepsi nilai produk dan kepercayaan konsumen berperan dalam meningkatkan daya saing produk serta menjadi mekanisme yang menjelaskan bagaimana inovasi branding diterjemahkan menjadi keunggulan bersaing. Temuan ini menegaskan bahwa branding berbasis nilai yang dikelola secara inovatif mampu memperkuat persepsi kualitas, diferensiasi, loyalitas, dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas kajian branding dan daya saing dalam konteks organisasi sosial-keagamaan, serta implikasi praktis bagi Muhammadiyah dan UMKM binaannya dalam merancang strategi branding yang berkelanjutan dan bernilai sosial.
Copyrights © 2026