Tujuan dari Pada era yang sudah modern ini, para pelaku UMKM tidak lagi hanya bisa melakukan pemasaran produknya di pasar lokal, tetapi juga bisa hingga ke pasar internasional. Salah satu perusahaan UMKM yang melakukan pemasaran hingga internasional ialah CV Cherry Blossom yang bersal dari Blitar. CV Cherry Blossom ini mengekspor hasil kerajinan tangan dari pengerajin yang ada di Blitar yaitu kendang jimbe. Kendang jimbe ini memiliki keunggulan yaitu memiliki sertifikat legalitas kayu yang resmi dari Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Penelitian ini membahas mengenai strategi ekspor yang digunakan oleh CV Cherry Blossom dalam memasarkan kendang jimbe melalui Business to Business (B2B) ke pasar internasional. Strategi yang digunakan ialah yang pertama consumer driven marketing strategy yang terdiri dari segmenting, targeting, dan positioning. Yang kedua relationship marketing terdiri dari pemasaran basis data, pemasaran interaktif, dan pemasaran jaringan personal. Dan one to one marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer melalui wawancara dan data sekunder berupa studi literatur dalam upaya untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh CV Cherry Blossom bisa berhasil dalam memasarkan kendang jimbe melalui Business to Business (B2B) ke pasar internasional. Penelitian ini menemukan bahwa CV Cherry Blossom telah melakukan tiga konsep strategi untuk memasarkan kendang jimbe pada pasar internasional melalui business to business (B2B). Beberapa negara yang sudah berhasil dilakukannya ekspor yakni China dan Kanada.
Copyrights © 2026