Jalan merupakan salah satu aspek penting manusia dalam kehidupan sehari-hari. Di berbagai negara dunia jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting karena dapat memudahkan aktivitas manusia. Kondisi jalan yang baik dan tidak rusak diperlukan agar bisa mendukung kegiatan dengan lancar dan aman. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan memiliki banyak pulau memungkinkan untuk memiliki jalan yang baik. Beberapa daerah umumnya daerah yang jauh dari perkotaan dan industry memiliki jalan yang kurang layak. Namun, peningkatan volume lalu lintas dan beban kendaraan yang terus meningkat menimbulkan tantangan besar dalam pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan. Untuk menganalisis dampak volume pada kendaraan terhadap kerusakan jalan pada ruas Pasirmuncang-Munjul merupakan tujuan dari penelitian ini. Mencakup kerusakan jalan pada ruas tersebut serta volume kendaraan. Perkerasan jalan dapat diklasifikasikan menjadidua jenis yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Material untuk perkerasan yang bersifat lentur digunakan pada perkerasan lentur. Dan material perkerasan kaku yang berisfat kaku. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan merupakan suatu masalah yang signifikan dalam rekayasa jalan dan transportasi. proses pembangunan dasar jalan dimulai dengan pembuatan pondasi yang kuat, biasanya menggunakan material seperti batu kerikil dan pasir untuk membentuk lapisan dasar yang stabil. Kemudian, lapisan aspal atau beton diaplikasikan sebagai permukaan jalan, dengan metode yang memastikan permukaan jalan rata dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca serta beban kendaraan. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan sangat berpengaruh terlihat pada pengolahan data dengan metode regresi pada excel hasilnya diperoleh y = 0,025x + 10,672 dan Sebesar 1 yang dimana volume kendaraan sebesar 1% maka keruaskan jalan berpotensi sebesar 0,0251 . Jadi, untuk volume kendaraan sangat mempengaruhi terhadap kerusakan perkerasan jalan.
Copyrights © 2024