Renaldi Agustian
Universitas Majalengka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SPEED ANALYSIS ON SAFE SCHOOL ZONES (ZOSS): CASE STUDY OF PANYINGKIRAN-MAJALENGKA ROAD Renaldi Agustian; Mulia Pamadi
LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal Vol. 2 No. 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/leader.v2i1.9528

Abstract

Road safety is in the interest of every driver and the community around the road. Drivers often exceed speed limits and violate traffic signs. This issue has always been at the core of the world's roads. Zona Selamat Sekolah (ZoSS) didesain agar kendaraan yang melewati daerah ZoSS berada dalam kecepatan rendah (maksimal 30 km/jam). Speed seriously impacts the safety of drivers and other road users. In the province of West Java, many still ignore speed on certain roads, which is one of the causes of accidents. One often ignored is the Panyingkiran-Majalengka road, a major road with several schools. The type of research used is quantitative research with descriptive methods, which describe the speed facts at the research location. The data needed in this study are primary data, where primary data is data that is directly obtained in the field (km/h) at the research location. Several measurements can measure speed including Time Mean Speed, Running Speed, Journey Speed, and Spot Speed. The speed of vehicles on Monday-Wednesday is between 28 and 36 km/h, with an average speed of 32 km/h. Meanwhile, the speed of each vehicle ranged from 27-40 km/h with an average speed of 34 km/h. From the field survey results, the ZoSS markings and speed limit signs are not visible. The cause of the high speed in the Safe School Zone is the lack of supporting facilities such as road markings and signs.
Vehicle Volume Analysis of Road Damage (Case Study: Pasirmuncang-Munjul Road, Majalengka Regency) Renaldi Agustian; Jody Martin Ginting
LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal Vol. 2 No. 4 (2024): August
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/leader.v2i4.10143

Abstract

Jalan merupakan salah satu aspek penting manusia dalam kehidupan sehari-hari. Di berbagai negara dunia jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting karena dapat memudahkan aktivitas manusia. Kondisi jalan yang baik dan tidak rusak diperlukan agar bisa mendukung kegiatan dengan lancar dan aman. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan memiliki banyak pulau memungkinkan untuk memiliki jalan yang baik. Beberapa daerah umumnya daerah yang jauh dari perkotaan dan industry memiliki jalan yang kurang layak. Namun, peningkatan volume lalu lintas dan beban kendaraan yang terus meningkat menimbulkan tantangan besar dalam pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan. Untuk menganalisis dampak volume pada kendaraan terhadap kerusakan jalan pada ruas Pasirmuncang-Munjul merupakan tujuan dari penelitian ini. Mencakup kerusakan jalan pada ruas tersebut serta volume kendaraan. Perkerasan jalan dapat diklasifikasikan menjadidua jenis yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Material untuk perkerasan yang bersifat lentur digunakan pada perkerasan lentur. Dan material perkerasan kaku yang berisfat kaku. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan merupakan suatu masalah yang signifikan dalam rekayasa jalan dan transportasi. proses pembangunan dasar jalan dimulai dengan pembuatan pondasi yang kuat, biasanya menggunakan material seperti batu kerikil dan pasir untuk membentuk lapisan dasar yang stabil. Kemudian, lapisan aspal atau beton diaplikasikan sebagai permukaan jalan, dengan metode yang memastikan permukaan jalan rata dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca serta beban kendaraan. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan sangat berpengaruh terlihat pada pengolahan data dengan metode regresi pada excel hasilnya diperoleh y = 0,025x + 10,672 dan Sebesar 1 yang dimana volume kendaraan sebesar 1% maka keruaskan jalan berpotensi sebesar 0,0251 . Jadi, untuk volume kendaraan sangat mempengaruhi terhadap kerusakan perkerasan jalan.
Analisis Volume kendaraan Terahadap Kerusakan Jalan (Studi Kasus: Jalan Pasirmuncang-Munjul, Kabupaten Majalengka) Renaldi Agustian; Amanatullah Savitri
LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal Vol. 2 No. 6 (2024): December
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/leader.v2i6.10381

Abstract

Jalan merupakan salah satu aspek penting manusia dalam kehidupan sehari-hari. Di berbagai negara dunia jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting karena dapat memudahkan aktivitas manusia. Kondisi jalan yang baik dan tidak rusak diperlukan agar bisa mendukung kegiatan dengan lancar dan aman. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan memiliki banyak pulau memungkinkan untuk memiliki jalan yang baik. Beberapa daerah umumnya daerah yang jauh dari perkotaan dan industry memiliki jalan yang kurang layak. Namun, peningkatan volume lalu lintas dan beban kendaraan yang terus meningkat menimbulkan tantangan besar dalam pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan. Untuk menganalisis dampak volume pada kendaraan terhadap kerusakan jalan pada ruas Pasirmuncang-Munjul merupakan tujuan dari penelitian ini. Mencakup kerusakan jalan pada ruas tersebut serta volume kendaraan. Perkerasan jalan dapat diklasifikasikan menjadidua jenis yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Material untuk perkerasan yang bersifat lentur digunakan pada perkerasan lentur. Dan material perkerasan kaku yang berisfat kaku. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan merupakan suatu masalah yang signifikan dalam rekayasa jalan dan transportasi. proses pembangunan dasar jalan dimulai dengan pembuatan pondasi yang kuat, biasanya menggunakan material seperti batu kerikil dan pasir untuk membentuk lapisan dasar yang stabil. Kemudian, lapisan aspal atau beton diaplikasikan sebagai permukaan jalan, dengan metode yang memastikan permukaan jalan rata dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca serta beban kendaraan. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan sangat berpengaruh terlihat pada pengolahan data dengan metode regresi pada excel hasilnya diperoleh y = 0,025x + 10,672 dan Sebesar 1 yang dimana volume kendaraan sebesar 1% maka keruaskan jalan berpotensi sebesar 0,0251 . Jadi, untuk volume kendaraan sangat mempengaruhi terhadap kerusakan perkerasan jalan.