Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dokumentasi asuhan keperawatan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), dan pengetahuan hukum terhadap tanggung jawab hukum perawat di RSUD Kabupaten Konawe tahun 2025, dengan mempertimbangkan karakteristik sosial demografi sebagai variabel moderator. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan Multiple Regression Analysis (MRA). Sebanyak 47 perawat menjadi responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan empat instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pendidikan, lama kerja, dan pelatihan memiliki kontribusi dalam memperkuat pengaruh dokumentasi asuhan, kepatuhan SOP, dan pengetahuan etika hukum terhadap tanggung jawab hukum perawat. Temuan ini mempertegas pentingnya penguatan edukasi hukum dan pelatihan dokumentasi dalam praktik keperawatan untuk meminimalisasi risiko hukum dan meningkatkan kualitas asuhan.
Copyrights © 2025