Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang berdampak pada kondisi fisik dan kualitas hidup pasien. Hemodialisa dapat mempertahankan kelangsungan hidup, namun terapi jangka panjang ini berpotensi menimbulkan komplikasi. Dalam proses adaptasi, self-efficacy berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan self-efficacy dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RS Permata Medika. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 46 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah WHOQOL-BREF dan General Self-Efficacy Scale (GSES), kuesioner yang digunakan sudah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas peneliti sebelumnya. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho. Uji Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar 1.000 dengan nilai p-value 0.000 (p < 0.05), yang menandakan adanya hubungan yang sangat kuat antara self-efficacy dan kualitas hidup. Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
Copyrights © 2025