Siklus menstruasi merupakan indikator penting kesehatan reproduksi remaja putri. Berbagai faktor dapat memengaruhi keteraturan siklus menstruasi, di antaranya aktivitas fisik dan tingkat stres. Aktivitas fisik yang tidak seimbang serta stres yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan hormonal sehingga berdampak pada siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan stres dengan siklus menstruasi pada siswi Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah siswi SMA yang dipilih menggunakan teknik pengambilan total sampling dengan 55 siswa. Data aktivitas fisik, tingkat stres, dan siklus menstruasi dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p = 0,000). Selain itu, terdapat pula hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan siklus menstruasi (p = 0,036). Siswi dengan aktivitas fisik tidak adekuat dan tingkat stres tinggi cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan tingkat stres berhubungan secara signifikan dengan siklus menstruasi pada siswi SMA.
Copyrights © 2025